Sekitar seratus hektare lahan sawah milik petani padi di Desa Handil Babirik, Kecamatan Bumi Makmur, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, kini rusak diserang hama wereng coklat.
"Laporan kerusakan tersebut sudah ditindaklanjuti dengan mengirim petugas ke lapangan," kata Kepala Seksi Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Tanah Laut, Saidillah SP di Pelaihari, seperti dikutip dari Antara, Kamis (7/8).
Menurut dia, akibat serangan hama wereng coklat terhadap tanaman padi petani tersebut, panen padi di daerah itu mengalami penurunan cukup drastis. "Panen padi petani setempat menurun dari 10 blek (satu blek sama dengan 20 liter) per borongan (35 depa persegi) menjadi hanya tiga blek saja per borongan," katanya.
Serangan hama wereng coklat tersebut berasal dari lahan padi di kabupaten tetangga yakni Kabupaten Banjar yang kemudian menjalar masuk ke persawahan yang ada di wilayah Kabupaten Tanah Laut.
"Sebelumnya hama wereng ini tidak terdapat di lahan pertanian kita, namun karena jarak berdekatan dengan lahan padi petani di kabupaten tetangga yang terserang hama wereng, maka kita kena dampaknya," tambahnya lagi.
Dia mengemukakan bahwa Kabupaten Tanah Laut memiliki luas lahan tanam padi 45.577 hektare yang tersebar di seluruh kecamatan dengan jumlah produksi 5,6 ton per hektare pada tahun 2014.
Selain memiliki lahan sawah masyarakat wilayah Kabupaten Tanah laut juga masih memiliki cadangan beras yang berasal dari persawahan lahan kering, yakni pegunungan dengan budidaya padi sistem gogo atau tugal.
yahoo.com
Home
»
bahan pangan
»
hama
»
kerugian
»
ladang
»
Makanan
»
pemerintah
»
petani
»
tanah air
» 100 Hektar sawah petani kalsel rusak diserang wereng coklat
